"aku selalu bahagia saat hujan turun karena aku dapat mengenangmu untukku sendiri "
"Sayap tak akan terbang masing-masing,karena sayap akan selalu bersama kecuali kalau sayap satunya sudah patah dan terbakar dan kemudian sayap satunya akan ikut mati bersamanya."
bukannya aku ingin berbalas puisi tapi ini kenyataan hati,bukan karena aku tak kuat berdiri sendiri tapi ini karena aku masih menunggumu,
"bukankah penantian adalah hadiah yang terindah yang pernah ku cipta untuk orang sepertimu"
Jika suatu saat nanti ada waktu dimana aku tak memperdulikanmu lagi itu karena kekuatan dan kesabaaraanku sudah habis bersama luka dan kesetianku untuk menjaga mu dan perempuan yang kini sedang kau sanding . jangan tanyakan lagi mengapa aku tak bertahan untukmu,karena kau tahu jawabannya karena aku sudah tak mencintaimu lagi.
"ya aku memang rapuh"
kerapuhanku karena melihatmu bersamanya,meninggalkanku dan tak pedulikan aku lagi,apakah tanganku tak cukup halus untuk menyeka setiap air matamu,apakah wajahku tak cukup ayu untuk kau pandang hingga kau memilih dia
" ku buang saja cincin ini,biar aku lupa siapa namamu"
kalau kataku cukup lugu lalu bagaimana dengan sikapmu,sikapmu yang pandai seolah-olah melupakanku didepan pacarmu,padahal kau masih sering asik mengandeng tanganku dan mengecup bibirku.kau biarakan aku mengeja namamu dalam setiap tidurku dan membiarkan perempuanmu tidur bersamamu.
" sungguh kau ini aneh"
kalau ku tanya " Aku ini siapa bagimu" kau tak pandai merangkaikan kata untukku,tapi kalau untuknya kau relakan berjam-jam untuk merangkai kata indah.
apa kau lupa saat kau sakit siapa yang mengurusmu dan rela menungguimu sampai kau benar-benar sembuh
"Apakah aku ini sangat mudah dilupakan,Atau memang kau sedang lupa ingatan"
Blogroll
About
Jumat, 09 Mei 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar