Sabtu, 10 Mei 2014

Selamat Tinggal

Diposting oleh Unknown di 05.32
Aku yang selama ini hanya bisa menguntit hari-harimu dari balik dinding facebookmu,setelah itu kuceritakan kegembiraan ku pada benda mati agar kegembiraanku abadi selamanya,kau tak pernah tau bagaimana rasanya menjadi detective dan memata-mataimu seperti buronan.ya memang kau buronan hatiku. tapi sayangnya kau malah menulis dinding facebookmu untuk orang lain.
malangnya lagi aku harus tetap pura-pura hadir untuk sekedar memberi komentar dalam statusmu   dari sekian banyak wanita.
 kau itu seperti harta karun  yang ada ditumpukan   sampah,dan salah satu yang paling menarik hati dan pandangan mataku.

aku :masihkah ada bahu untuk bersandar,selain lantai untuk bersujud.
kau : semoga!

 ya semoga masih ada  harapan itu,"bahumu untukku bersandar " kalaupun tidak seperti itu  jawaban semoga pun  sudah cukup mewakili atas doamu.
dan kalaupun tak mungkin ku milikimu aku akan memiliki dia dan dia yang lain,karena itu jawaban atas doamu "semoga"
dan setelah perjumpaan kita lima tahun yang lalu inilah saatnya  aku ucapkan selamat tinggal  semoga Tuhan menciptakan ruang terindah di alam kedamaian nanti.


 



0 komentar:

Posting Komentar

 

cerpen dan puisi Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review